Rabu, 20 Februari 2013

Teori Keperawatan Joyce Travelbee



 BAB I PENDAHULUAN

A.      Latar belakang

Paradigma keperawatan menjelaskan ada 4 unsur utama yang mendasar didalamnya yaitu: Manusia, Lingkungan, Kesehatan, keperawatan. Paradigma keperawatan merupakan konsep sentral keperawatan, yang menjelaskan tentang teori-teori model konseptual keperawatan. Perawat perlu memahami konsep ini sebagai kerangka konsep dalam memberikan asuhan keperawatan.
Keperawatan merupakan salah satu cabang ilmu yang berdasarkan pada berbagai sumber model konsep dan teori keperawatan atas dasar filosofi dan ilmu penetahuan. Keperawatan diakui sebagai disiplin ilmu karena memiliki body of knowledge yang dikembankan melalui proses ilmiah. Suatu disiplinilmu akan semakin berkembang karena diaplikasikan ke dalam praktek. Para pakar keperawatan menklasifikasikan teori ke dalam tinkatan filosofis, conceptual models and grand theories, dan middle range nursing theories.
Marriner-Tomey & Alligood (2006) mengelompokkan teori kedalam nursing models, grand theory dan middle range theory. Nursing model merupakan kumpulan dari konsep, definisi, dan usulan-usulan yang memproyeksikan sebuha pamdngann sistematis atas fenomenda dengan merancang hubungan-hubungan khusus diantara konsep-konsep untuk keperluan mengambarkan, menjelaskan, pemikiran dan atau menendalikan fenomena. Sedangkan grand theory cakupannya lebih luas dan kompleks sehingga memerlukan spesifikasi lebih lanjut. Dimana grand theory memuat konsep-konsep sumatif yang menggabungkan teori-teori dengan cakupan lebih kecil.






2. Tujuan
Tujuan Umum
Menjelaskan conceptual models and grand theories dari Joyce Travelbee
Tujuan Khusus
a.   Memahami secara mendalam tinjauan teoritis model konsep dan grand theories keperawatan menurut Joyce Travelbee
b.   Memahami aplikasi model konsep Teori Joyce Travelbee dalam proses keperawatan
c.    Memahami kekuatan dan kelemahan dari model konsep Joyce Travelbee
BAB II KONSEP TEORI JOYCE TRAVELBEE

A.      Sumber Sumber Teori
Pengalaman trevelbee dalam pendidikan dasar keperawatan didapat pada praktek awal pada sebuah institusi amal katholik. Hal ini berdampak besar dalam perkembangan teorinya. Trevelbee percaya bahwa perawat memberikan perawatan terhadap pasien di institusi ini kurang memperhatikannya. Travelbee merasakan bahwa keperawatan memerlukan revolisi kemanusiaan.
Sebuah titik balik untuk memefokuskan dalam merawat adalah merupakan fungsi seorang perawat dalam menjaga ,merawat orang-orang dan memeprediksikannya jika tidak ditemukan pelanggan yang dalam hal ini pasien akan menuntut pelayanan- pelayanan dari pekerja kesehatan. Seperti kebanyakan hal, travelbee dipengaruhi oleh Loa Jean Orlande salah seorang instrukturnya selama menyelesaikan studinya di Yale. contoh Orlando melewati berbagai cara persamaan adalah harapan trevelbee. Orlando berpendapat “perawat adalah tanggung jawab dalam membantu pasien menghindari dan meringankan rasa duka cita mereka karena tidak mendapatkan makanan.
Orlando berpandapat bahwa perawat dan pasien saling berinteraksi antara satu dengan yang lain. persamaan antara keduanya terlihat dari pernyataan trevelbee bahwa perawat dan pasien saling berinteraksi antara satu dengan yang lain dan definisinya itu merupakan tujuan keperawatan. Travelbee menyatakan bahwa tujuan keperawatan adalah guna membantu perseorangan, keluarga, atau komunitas untuk mencegah atau mengulangi dengan pengalaman penyakit dan penderitaan bahkan jika dibutuhkan juga untuk menemukan areti dari pernyataan ini.
Trevelbee juga terlihat dipengaruhi oleh viktor frankl, seorang penyelamat dari Auscwitz dan yang lain-lainnya dari pemusatan Nazi. hasil dari pengalamannya, frankl mengajukan teori logoterapi yang mana pasien sebenarnya adalah pelawan dan reorientasi untuk mengartikan hidupnya. berdasarkan asumsi dari travelbee dalam teorinya di konsep logoterapy.


Kegunaan bukti- bukti empiris Katherine taylor, pelajar pertama dan rekan kerjanya travelbee, mengenang travelbee sebagai seorang pembaca yang produktif yang juga sering menggeluti data-data tentang kartu bibliografi. pada kenyataannya teori travelbee adalah berdasarkan pengalaman kumulatif keperawatanya dan bacaan-bacaanya dari pada fakta-fakta study penelitian yang akurat.

B.      Asumsi Dasar
Keperawatan
Travelbee mendefinisikan keperawatan sebagai sebuah proses antar diri perseorangan komunitas untuk mencegah dan menanggulangi dengan pengalaman dari penyakit dan penderitaan dan bahkan jika diperlukan untuk sebuah proses antar diri seseorang karena ini adalah merupakan sebuah pengalaman yang terjadi antara perawat dan individu atau sekelompok individu – individu.

Personal/ orang
 Kata person didefinisikan sebagai manusia, antara keduanya antara perawat dan pasien dalah manusia, seorang manusia dalah pribadi yang unik, indifidu yang tidak dapat dipisahkan yang berproses berkelanjutan menjadi susunan dan perubahan.

Kesehatan
Travelbee mendevinisikan kesehatan sebagai kesehatan subjektif dan objektif. status kesehatan subjektif seseorang adalah sebuah definisi secara individu yang membaik dalam persetujuandengan penilain diri sendiri dari status fisik,-emosi dan spiritual. kesehatan objektif adalah ketiadaan penyakit yang tidak dapat dilihat, ketidak mampuan atau ukuran kecatatan dan pemeriksaan fisik, uji laboratorium, penafsiran oleh seorang direktur spiritual, atau penasehat psikologi.


Lingkungan
Travelbee tidak secara tegas mendefinisikan lingkungan dalam teorinya. di mendefinisikan kondisi dan kehidupan pengalam pertemuan oleh semua manusi selama menderita, harapan dan kesakitan dan kondisi ini dapat disamakan dengan lingkungan.

C.      Konsep dan Devinisi Utama
Manusia
Manusia ditemukan sebagai individu yang unik dan takdapat dipisahkan dalam suatu waktu adaa didunia ini. tidak ada yang seperti manusia baik yang pernah hidup ataupun yang akan hidup.

Pasien
Kata pasien adalah merupakan hal yang klise yang berguna untuk komunikasi ekonomi. sebenrnya pasien itu tidaklah ada. hanya ada mahluk hidup individu yang membutuhkan kepedulian, pelayanan, dan bantuan dari orang lain yang dipercaya dapat memberikan pertolongan yang dibutuhkan.

Perawat
Perawat juga seorang manusia “perawat memiliki tubuh yang berpengetanhuan khusus dan berkemampuan untuk menggunakanya yang bertujuan membantu orang lauin untuk mencegah penyakit atau memelihara tingkat kesehatan yang tinggi.

Penyakit
Penyakit dalah sebuah kategori dan klasifikasi . travelbee tidak menggunakan kata penyakit (illness) sebagai definisi dari tidak sehat akan tetapi ia lebih mengidentifikasakannya dari pengalaman sakit seseorang. travelbee menemukan penyakit sebagai criteria subjektiv dan objektif ditentukan oleh dampak luar dari penyakit dalam diri individu. sedangkan criteria subjektiv lebih kepada apa yang seseorang rasakan sebagai penyakit.
Penderitaan
Penderitaan adalah perasaan yang tidak senang yang meluas dari mental yang pindah dengan sederhana, secara fisik, atau ketidak sesuain spiritual hingga penderitaan tersebut dinamakan tingkat yang menular “tidak terjaga”dan seterusnya meningkat dari persamaan apatis.

Rasa Sakit
Rasa sakit itu sendiri tidak dapat diamati hanya saja dampaknya tidak tertulis. rasa sakit adalah pengalaman tersendiri dan susah untuk dikomunikasikan keindividu. penderitaan dapat diganti diatas continuum,

Harapan
Harapan adalah karakterisasi yang dibangun oleh mental dengan keinginan untuk memeperoleh sebuah penyelesaian atau menyelesaikan sebuah penggabungan perwencanaan dengan beberapa tingkatan pengharapan bahwa apa yang diinginkan atau diminta dapat tercapai. harapan berhubungan atau adakaitanya dengan ketergantungan dengan yang lain, pilihan, keinginan, kepercayaan, kegigihan, keberanian dan orientasi pada masa depan.

Keputuasaan
Keputusasaan adalah ketiadaan pengharapan.

Komunikasi
Komunikasi adalah proses yang dapat memungkinkan perawat untuk membangun hubungan antar sesama manusia dan dengan demikian memenuhi tujuan dari keperawatan, yakni membantu individu- individu dan keluarga-keluarga untuk mencegah dan untuk penanggulangan dengan pengalaman penyakit dan penderitaan bahkan jika dibutuhkan untuk membantui mereka untuk menemukan arti dari pengalaman ini.


Interaksi
kata interaksi (interaction) mengacu pada banyak hubungan selama dua individu yang dapat berpengaruh timbal balikantara sesame dan dapat berkomunikasi secara verbal taupun nonverbal.

Interaksi Antara Perawat Dan Pasien
Kata interaksi antara perawat dan pasien mengacu pada hubungan antra perawat dan seseorang yang menderita skit dan dikarakteristikkan oleh fakta bahwa antara kedua individu merasa dipenanggulangan klise yang lain.
kebutuhan keperawatan sebuah kebutuhan keperwatan adalah rasa kebutuhan dari seseorang yang sakit (atau keluarga) yang dapat ditemukan oleh perawat professional pelaksana dan dengan meletakkan dalam jangkauan definisi yang legal/ sah atau dalam praktik keperawatan.

Pengobatan untuk diri sendiri
Pengobatan yang digunakan untuk diri sendiri adalaah kemampuan seseorang untuk menggunakan secara sadar dan dalam memenuhi kekhawatiran dalam berusaha untuk memebangun hub dan intervensi struktur keperawatan. hal ini memerlukan pengetahuan diri sendiri, kepemahaman diri sendiri, pemahaman dari pengetahuan. seseorang yang dinamis kemampuan untuk mengintetprestasikan sesuatu pengetahuan pribadi yang sama dengan pengetahuan yang lain, dan kemampuan dalam campur tangan yang efektif dalam situasi keperawatan.

Rasa empati
Empati adalah proses yang mana individu dapat memehami psikologi dari orang lain.

Rasa simpati
Simpati termasuk keinginan untuk memebantu seseorang yang sedang mengalami tekanan/ stress.
Hubungan
Hubungan adalah suatu proses, satu kejadian, satu pengalaman atau pengalaman yang berkelanjutan dengan cara bersama dan dengan keperawatan dan menerima kepedulianya. hal ini menyusun sebuah kelompok yang menyangkut pikiran dan perasaan, pikiran-pikiran ini, perasaan-perasaan dan penderitaan yang diubah atau dikomunikasikan oleh seorang terhadap orang lain.

Hubungan antara sesama manusia
Sebuah hubungan antara sesame manusia adalah pengalaman utama dari pengalaamn yang berkelanjutan antara perawat dan penerima keperawatanya. karakteristi utama dr pengalaman adalah kebutuhan keperawatan dalam individu (atau keluarga) itu bertemu. hub antara sesame manusia dalam situasi keperawatan adalah berarti terusmenerus dengan maksud . keperawatan adalah suatu kepandaian. hubungan antara sessama manusia dibangun ketika perawat dan penerima perawatanya mencapai sebuah hub setelah meningkat atas tahapan pertemuan yang original, munculnya identitas, empati dan simpati.


BAB III PENUTUP

Secara garis besar teori model Joy travelbe  mengatakan bahwa :
1.      Tujuan Keperawatan Untuk membantu individu atau keluarga untuk mencegah atau mengembangkan koping terhadap penyakit yang dideritanya, mendapatkan kembali kesehatannya, menemukan arti dari penyakit atau mempertahankan status kesehatan maksimalnya (Marriner-Torney, 1994)
2.      Kerangka Kerja Praktik Proses interpersonal dipandang sebagai hubungan manusia dengan manusia yang terbentuk selama sakit dan selama “mengalami penderitaan”

1 komentar:

Unknown mengatakan...

kak apa boleh minta daftar pustakanya?

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Eagle Belt Buckles